Minggu, 16 Desember 2012

IAD & Teknologi Masa Depan Sehubungan dengan Kelangsungan Makhluk Hiudp

IAD Dan Teknologi Masa Depan Sehubungan Dengan Kelangsungan Makhluk Hidup

PENDAHULUAN
1.Latar Belakang

Kita ketahui bahwa sebagian besar kehidupan manusia tergantung pada teknologi. Perkembangan IPTEK memang mempermudah pekerjaan manusia. Pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik kini telah dimudahkan oleh kecanggihan teknologi. Kemajuan teknologi benar-benar telah kita rasakan dapat memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Namun, semakin bertambahnya hari dan semakin berkembangnya teknologi, menimbulkan suatu kekhawatiran bahwa sumber daya alam yang digunakan untuk menjalankan teknologi itu semakin lama akan semakin habis. Padahal kelangsungan kehidupan umat manusia sangat tergantung pada teknologi. Sekarang ini para pakar teknologi mulai memikirkan sumber daya alam alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan teknologi yang semakin canggih.
Sumber daya alam alternatif ini cukup banyak, diantaranya energi matahari, energi panas bumi, energi angin, energi pasang surut, energi biogas, dan energi biomassa. Energi-energi tersebut dianggap dapat menggantikan peran sumber daya alam yang berasal dari fosil (seperti minyak bumi, gas bumi, dan batubara).

2.Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah:
1.Apa peran teknologi terhadap kelangsungan hidup manusia?
2.Usaha manusia untuk mencari sumber daya energi baru?

PEMBAHASAN

A.Peran Teknologi Terhadap Kelangsungan Hidup Manusia
Sudah sejak zaman prasejarah manusia ada dibumi, ilmu pengetahuan (sains) dan teknologi merupakan faktor-faktor penting dalam pembentukan masyarakat dan kebudayaan. Pengunaan teknologi modern telah dapat mempercepat laju pembangunan, baik pembangunan dalam bidang ekonomi, kesehatan, transportasi dan komunikasi, maupun kemakmuran masyarakat.
a.Bidang Industri
Dalam bidang industri, kemajuan teknologi telah menciptakan mesin-mesin modern yang dapat mempermudah produksi. Sehingga dapat menaikkan kuantitas suatu produksi.misalnya, penggunaan teknologi yang maju untuk pengolahan minyak kelapa sawit akan dapat memperoleh hasil yang lebih banyak dibandingkan dengan cara tradisional. Disamping itu kemajuan teknologi juga dapat menaikkan kualitas atau mutu produksi. Misalnya, pengolahan minyak bumi,yang semula kita mengenal bensin, sekarang kita mengenal premium, dimana premium dikatakan lebih baik daripada bensin karena mempunyai nilai oktan yang lebih tinggi sehingga tidak mudah atau cepat merusak alat atau mesin yang mengunakan bahan bakar tersebut.
b.Bidang Kesehatan
Dalam bidang kesehatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat meningkatkan ilmu dan fasilitas dibidang kedokteran. Sehingga berbagai masalah dibidang kedokteran dapat dipecahkan, Misalnya,dengan bantuan masin sinar X dokter dapat mendiagnosa penyakit apa yang diderita oleh pasiennya, sehingga dokter dapat memberikan obat yang sesuai. Selain itu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga telah meningkatkan kemajuan obat-obatan dan mempermudah pemberantasan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri, cacing, jamur dan virus.
c.Bidang Transportasi dan Komunikasi
Perkembangan teknologi telah dapat mengubah sistem transportasi dan komunikasi dalam kehidupan manusia. Banyak kemudahan yang bisa dinikmati, bahkan seakan-akan menyebabkan dunia menjadi lebih sempit atau menjadi semakin kecil. Sebelum adanya teknologi, transportasi darat dilakukan dengan jalan kaki, berkuda, kereta lembu, kereta kuda, unta untuk dipadang pasir. Dilaut dengan kapal layar, sedangkan udara belum dikenal alat transportasi. Akan tetapi, setelah perkembangan teknologi orang dapat membuat sarana dan prasarana transportasi yang lebih canggih, misalnya, sepeda motor, mobil, kereta api, pesawat dan sebagainya.
Demikian pula dalam bidang komunikasi perkembangan teknologi telah menghasilkan alat-alat komunikasi yang semakin canggih dan mempermudah komunikasi manusia. misalnya, radio, televisi, handphone, internet dan sebagainya.

B.Usaha Mencari Sumber Daya Energi Baru

Perkembangan teknologi yang semakin cepat menimbulkan adanya krisis energi dunia, hal ini menjadi bukti betapa pentingnya alternatif energi  bagi manusia di belahan dunia mana pun. Di samping itu, eksploitasi terhadap energi yang berasal dari fosil memiliki dampak langsung kepada lingkungan hidup. Yang pada akhirnya akan membuat manusia menderita.  Sebagai contoh, kerusakan hutan yang telah menyebabkan sejumlah bencana alam yang menelan banyak korban manusia dan global warming yang mengakibatkan bumi ini semakin panas.
Setidaknya ada dua alasan mendasar mengapa manusia perlu mencari energi alternatif masa depan. Pertama, persediaan energi dari fosil sangat terbatas dan tidak dapat diperbarui sehingga suatu saat akan habis. Kedua, permintaan kebutuhan energi yang terus meningkat pesat saat ini dan tahun-tahun mendatang. Khususnya masalah energi listrik dan krisis minyak bumi yang saat ini telah kita rasakan.
Krisis listrik dan minyak bumi ini akan terus berlanjut sebelum sumber mata akar masalahnya ditangani. PLN tidak mungkin mengandalkan PLTA terus menerus, karena sumber air pemutar turbin pada musim kemarau mengalami devisit. Minyak bumi yang merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui suatu saat akan habis. Akhinya kita harus membuka mata bahwa antisispasi kebutuhan energi listrik saat ini dan dimasa mendatang adalah mengembangkan energi alternatif atau disversifikasi energi.
1.Energi Matahari
Matahari merupakan sumber energi yang tak habis-habisnya. Sebenarnya kita hidup dunia ini hampir sepenuhnya berkat energi matahari, karena apa yang kita makan itu sebenarnya adalah energi matahari yang tersimpan dalam tumbuhan atau hewan. Sebenarnya kita semua sudah menggunakan energi matahari namun penggunaannya belum efisien.
Sehubungan dengan sumber daya energi minyak bumi yang tak dapat diperbaharui ini, maka timbullah pemikiran, bagaimana memanfaatkan energi matahari itu sedemikian rupa hingga dapat menggerakkan mesin di pabrik-pabrik, menggerakkan kereta api, mobil dan sebagainya. Untuk itu pilihan kita adalah mencari teknik mengubah energi cahaya (matahari) menjadi energi listrik atau panas.
Salah satu teknik mengubah energi cahaya menjadi energi listrik ini dapat menggunakan “sel surya”. Sel surya adalah perangkat semikonduktor yang dengan hadirnya cahaya matahari mampu menghasilkan energi listrik. Menurut penuturan Einstein, selain memiliki karakteristik gelombang, cahaya matahari juga terdiri dari kumpulan photon-photon yang memiliki energi. Sehingga, apabila cahaya matahari mengenai sel surya maka energi yang dimiliki photon akan diserap oleh molekul di dalam sel surya dan kemudian energi cahaya tersebut dirubah menjadi energi listrik. Salah satu contoh penggunaan energi matahari di Indonesia untuk saat ini yaitu digunakan pada lampu penerangan jalan.
2.Energi Panas Bumi
Energi panas bumi disebut juga energi geothermal. Sumber energi tersebut berasal dari pemanasan batuan dan air bersama unsur-unsur lain yang dikandung Panas Bumi yang tersimpan di dalam kerak bumi. Untuk pemanfaatannya, perlu dilakukan kegiatan penambangan berupa eksplorasi dan eksploitasi guna mentransfer energi panas tersebut ke permukaan dalam wujud uap panas, air panas, atau campuran uap dan air serta unsur-unsur lain yang dikandung Panas Bumi. Pada prinsipnya dalam kegiatan Panas Bumi yang ditambang adalah air panas dan uap air.
Uap air panas tersebut dapat menghasilkan listrik. Teknik yang digunakan ialah uap air panas yang menyembur keluar digunakan untuk memutar turbin uap. Turbin ini dikaitkan dengan generator pembangkit listrik. Dengan begitu kita akan memperoleh energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan.
3.Energi Angin
Angin adalah udara yang bergerak. Pergerakan udara itu disebabkan oleh perbedaan tekanan di suatu tempat dengan tempat yang lain. Perbedaan tekanan timbul disebabkan adanya perbedaan suhu. Perbedaan suhu terjadi karena perbedaan daya serap panas dari permukaan bumi, yaitu daratan dan laut. Selama terjadi perbedaan suhu di permukaan bumi, maka akan terjadi angin. Pemanfaatan angin merupakan salah satu cara menghemat energi yang berasal dari minyak bumi.
Pembangkit Listrik Tenaga Angin mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan.
4.Energi Biogas
Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh bakteri pengurai melalui proses pembusukan atau penguraian dari sisa-sisa jasad hidup, misalnya sampah pertanian. Untuk menguraikan sisa jasad hidup itu dibutuhkan bahan yang mengandung bakteri pengurai seperti kotoran hewan, kerbau atau sapi. Gas yang dihasilkan dari penguraian tersebut sebagian besar adalah methan () yang sangat mudah terbakar. Teknik pembuatan dan penggunaan ini masih dalam penelitian.
Untuk menghasilkan gas dari sisa-sisa jasad hidup ini diperlukan suatu alat. Ada dua tipe alat pembangkit biogas yang sudah dikembangkan oleh Negara Cina dan India, yaitu tipe terapung (floating type) dan tipe kubah tetap (fixed dome type). Tipe terapung dikembangkan di India yang terdiri atas sumur pencerna dan di atasnya ditaruh drum terapung dari besi terbalik yang berfungsi untuk menampung gas yang dihasilkan oleh digester. Sumur dibangun dengan menggunakan bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat fondasi rumah, seperti pasir, batu bata, dan semen.
Tipe kubah adalah berupa digester yang dibangun dengan menggali tanah kemudian dibuat bangunan dengan bata, pasir, dan semen yang berbentuk seperti rongga yang ketat udara dan berstruktur seperti kubah (bulatan setengah bola). Tahun 1980 sebanyak tujuh juta unit alat ini telah dibangun di China dan penggunaannya meliputi untuk menggerakkan alat-alat pertanian dan untuk generator tenaga listrik. Terdapat dua macam tipe ukuran kecil untuk rumah tangga dengan volume 6-10 meter kubik dan tipe besar 60-180 meter kubik untuk kelompok.
Di dalam digester bakteri-bakteri methan mengolah limbah bio dan menghasilkan biogas methan. Dengan pipa yang didesain sedemikian rupa, gas tersebut dapat dialirkan untuk menggerakkan turbin yang menghasilkan energi listrik, dan dapat langsung dialirkan ke kompor yang terletak di dapur, sehingga dapat digunakan untuk keperluan memasak.
5.Energi Biomassa
Biomassa adalah segala jasad hidup yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi bila dibakar, yaitu berupa sampah-sampah organik sebagai sisa produksi pertanian. Penggunaan biomassa untuk menghasilkan panas secara sederhana sebenarnya telah dilakukan oleh nenek moyang kita beberapa abad yang lalu. Penerapannya masih sangat sederhana, biomassa langsung dibakar dan menghasilkan panas. Di zaman modern sekarang ini panas hasil pembakaran akan dikonversi menjadi energi listrik melalui turbin dan generator. Panas hasil pembakaran biomassa akan menghasilkan uap dalam boiler. Uap akan ditransfer kedalam turbin sehingga akan menghasilkan putaran dan menggerakan generator. Putaran dari turbin dikonversi menjadi energi listrik melalui magnet dalam generator.
6.Energi Zat Radioaktif
Zat radioaktif ialah suatu zat yang dapat memancarkan sinar berdaya tembus tinggi. Radiasi yang dipancarkan zat radioaktif dapat dibedakan atas tiga jenis berdasarkan muatannya. Radiasi yang berrnuatan positif dinamai sinar alfa (α), dan yang bermuatan negatif diberi nama sinar beta (β). Jenis sinar yang ketiga yang tidak bermuatan listrik diberi nama sinar gamma ( γ ). Sinar gamma inilah yang sangat berbahaya karena dapat menembus apa saja yang menghalanginya. Sinar gamma ini dapat mengubah susunan gen atau kromosum dalam inti sel yang dapat menimbulkan kematian dan cacat. Namun, sinar ini juga dapat membuat tumbuhan menjadi berbuah lebat. Manusia biasanya memanfaatkan sinar ini untuk pertanian dan peternakan.7 Penggunaan zat radioaktif ini diantaranya:
a.Bidang Kedokteran
Di bidang kedokteran zat radioaktif dapat digunakan untuk mendeteksi (diagnosa) berbagai jenis penyakit, misalnya kerusakan jantung, hati, paru-paru, tumor otak, kerusakan pembuluh darah, dan sebagainya. Selain itu zat radioaktif juga dapat digunakan untuk Sterilisasi radiasi. Radiasi dalam dosis tertentu dapat mematikan mikroorganisme sehingga dapat digunakan untuk sterilisasi alat-alat kedokteran.
Zat radioaktif juga dapat digunakan untuk terapi tumor atau kanker. Berbagai jenis tumor atau kanker dapat diterapi dengan radiasi. Sebenarnya, baik sel normal maupun sel kanker dapat dirusak oleh radiasi tetapi sel kanker atau tumor ternyata lebih sensitif (lebih mudah rusak). Oleh karena itu, sel kanker atau tumor dapat dimatikan dengan mengarahkan radiasi secara tepat pada sel-sel kanker tersebut.
b.Bidang Hidrologi.
Dalam bidang hidrologi, radiasi dapat digunakan untuk mempelajari kecepatan aliran sungai, dan menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah.
c.Bidang Pertanian.
Dalam bidang pertanian zat radioaktif ini biasanya digunakan untuk memberantas hama dengan teknik jantan mandul. Di laboratorium hama dibiakkan dalam jumlah yang cukup banyak. Hama tersebut lalu diradiasi sehingga serangga jantan menjadi mandul. Setelah itu hama dilepas di daerah yang terserang hama. Diharapkan akan terjadi perkawinan antara hama setempat dengan jantan mandul dilepas. Telur hasil perkawinan seperti itu tidak akan menetas. Dengan demikian reproduksi hama tersebut terganggu dan akan mengurangi populasi.
Selain itu zat radioaktif juga dapat digunakan untuk pemuliaan tanaman hingga didapatkan tanaman yang unggul. Misalnya pemuliaan padi, jagung, dan sebagainya. Radiasi juga bisa digunakan untuk penyimpanan makanan. Misalnya kentang dan bawang. Kita mengetahui bahwa bahan makanan seperti kentang dan bawang jika disimpan lama akan bertunas. Jadi sebelum bahan tersebut di simpan diberi radiasi dengan dosis tertentu sehingga tidak akan bertunas, dengan dernikian dapat disimpan lebih lama.
d.Bidang Industri
Dalam bidang industri, zat radioaktif dapat digunakan untuk pemeriksaan mesin tanpa merusak. Radiasi sinar gamma dapat digunakan untuk memeriksa cacat pada logam atau sambungan las, yaitu dengan meronsen bahan tersebut. Disamping itu radiasi juga digunakan untuk mengawetkan bahan, seperti kayu, barang-barang seni dan lain-lain. Radiasi juga dapat meningkatkan mutu tekstil karena mengubah struktur serat sehingga lebih kuat atau lebih baik mutu penyerapan warnanya. Berbagai jenis makanan juga dapat diawetkan dengan dosis yang aman sehingga dapat disimpan lebih lama.
Namun kita pun tak bisa menutup mata, dibalik berbagai keuntungan positif penggunaan radioaktif, zat ini juga memiliki potensi bahaya yang tidak kecil bagi kesehatan maupun keselamatan manusia. Penyakit-penyakit yang timbul akibat radiasi, misalnya kanker, leukimia, rusaknya jaringan otak, serta kerugian fisik lainnya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu dalam menggunakan zat radioaktif harus benar-benar hati-hati.

KESIMPULAN
Perkembangan teknologi telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, baik dari bidang industri, kesehatan, transportasi maupun komunikasi. Dalam bidang industri dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi. Dalam bidang kesehatan dapat memecahkan berbagai masalah. Bidang transportasi yaitu mempermudah perjalanan manusia. Dan dalam bidang komunikasi yaitu untuk mempermudah manusia dalam berkomunikasi.
Adapun usaha manusia dalam mencari sumber energi baru ialah dengan memanfaatkan berbagai macam sumber seperti, energi matahari, energi panas bumi, energi angin, energi biogas, energi biomassa, dan energi zat radioaktif.

DAFTAR PUSTAKA

Ibnu Mas’ud dan Joko Paryono, Ilmu Alamiah Dasar, (Bandung: Pustaka Setia, 1998).
Abdullah Aly dan Eni Rahma, Ilmu Alamiah Dasar, (Jakarta: Bumi Aksara, 2004).
Abu Ahmadi dan Supatmo,Ilmu Alamiah Dasar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2000).

Sumber : http://oggisobimedia.blogspot.com/2009/12/tekhnologi-baru-untuk-kelangsungan.html



Peranan & Dampak dari IAD dan Teknologi

Peranan & Dampak dari IAD dan Teknologi

   Ilmu pengetahuan semakin hari semakin berkembang sehingga orang sulit mempelajari secara keseluruhan. Orang tidak lagi menjadi ahli dalam banyak bidang ilmu, karena masing-masing ilmu sudah semakin luas dan mendalam.
Pemisahan atau pembagian ilmu ini terjadi karena ilmu pengetahuan berkembang dan proses perkembangannya memerlukan waktu yang relatif lama.
Dalam perkembangan ilmu pengetahuan ternyata terlihat ada kecenderungan beberapa ilmu bertemu kembali, karena pada hakikatnya mereka berada dalam satu unit.

Teknologi dapat dibagi menjadi beberapa macam, sebagai berikut.
1.    Teknologi maju, yakni teknologi tingkat pertama suatu usaha yang mengarah pada bidang pendidikan, latihan serta pembinaan para tenaga peneliti ilmiah untuk selalu mengikuti dan menguasai perkembangan teknologi yang vital serta dibutuhkan oleh suatu negara.
2.    Teknologi adaptif, (teknologi madya),  adalah  perkembangan dari suatu teknologi suatu negara maju yang penggunaannya masih harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan negara yang memerlukan.
3.    Teknologi protektif, adalah teknologi yang digunakan untuk melindungi (konservasi, restorasi dan regenerasi) segenap sumber daya alam yang ada.

Pada mulanya, antara ilmu pengetahuan dan teknologi itu tidak selalu ada kaitannya, maksudnya  suatu pengetahuan tidak harus menjadi ilmu terlebih dahulu. Contohnya pada zaman dahulu orang membuat perahu dengan metode coba-coba, dengan kata lain orang sudah membuat perahu untuk memenuhi kebutuhannya sebelum ada “ilmu” membuat perahu. Sekarang ilmu dan teknologi tidak lagi berdiri sendiri. Sains dan teknologi selalu saling menunjang sehingga dapat maju dengan pesat.
Berikut ini adalah uraian singkat konsep-konsep dasar teknologi dalam memenuhi kebutuhan manusia :

A. MATERI DAN ENERGI

 Dalam, sasaran yang dipelajari adalah alam semesta dan isinya. Ilmu Fisika memandang kesemuanya itu sebagai materi dan energi.
Yang dimaksud dengan materi dalam Fisika adalah apa saja yang mempunyai massa dan menempati suatu ruang. Contohnya meja, kursi, awan, gunung dan sebagainya. Materi ini terdiri dari unsur kimia yaitu C (Carbon), H (Hidrogen), O (Oksigen), N (Nitrogen), P (Phosphor) dan lain-lain. Unsur¬unsur kimia ini bergabung dan menyusun atau membentuk suatu molekul yang merupakan unsur pembentuk materi. 
Materi dapat berwujud gas, padat atau cair. Zat padat memiliki bentuk dan volume tetap, selama tidak ada pengaruh dari luar (misalnya panas).  Zat cair mempunyai bentuk yang berubah-ubah sesuai dengan bentuk tempatnya, sedangkan volumenya tetap. Gas, bentuk dan volumenya tidak tetap.
Materi diklasifikasikan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen terjadi apabila zat tersebut terbentuk dari sejumlah materi yang sama, sedangkan campuran heterogen adalah bila campuran yang membentuk zat tersebut terdiri dari beberapa macam materi yang tidak sama.
Sedangkan yang dimaksud dengan energi adalah sesuatu yang dapat memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain.

Energi ini bermacam¬-macam bentuknya, sebagai berikut :
1.  Energi mekanik, merupakan jumlah dari energi potensial dan energi kinetik. Setiap benda mempunyai berat maka baik dalam keadaan diam atau bergerak, setiap benda memiliki energi, misalnya energi yang tersimpan dalam suatu benda yang diam (tidak aktif) disebut energi potensial, sedangkan bila benda tersebut jatuh (aktif) jatuhnya benda tersebut disebut energi kinetik (energi gerak)

2. Energi panas Energi ini sering disebut energi kalor. Pemberian panas pada suatu benda dapat menyebabkan kenaikan suhu suatu benda atau mengubah bentuk, ukuran maupun volume suatu benda.

3. Energi magnetik adalah energi yang timbul bila kutub dua batang magnet didekatkan. Kemampuan kutub untuk menggerakkan (tolak menolak atau tarik menarik) inilah yang disebut energi magnetik.

 4. Energi listrik Energi listrik dapat ditimbulkan dengan beberapa macam cara, tergantung dari mana bahan energi itu berasal, seperti:
a. air terjun dan air sungai dengan mengubah energi kinetik;
b. energi angin untuk menggerakkan kincir angin;
c. uap yang digunakan untuk memutar generator listrik;
d. tenaga diesel;
e. nuklir

5. Energi kimia Energi yang diperoleh melalui suatu proses kimia, contohnya manusia dapat memperoleh energi dari perubahan makanan yang dikonsumsinya.

6. Energi bunyi Energi bunyi dapat diartikan sebagai getaran. Contohnya adalah meledaknya suatu bom yang menimbulkan getaran yang hebat yang dapat menyebabkan robohnya bangunan atau memecahkan kaca.

 7. Energi nuklir Energi nuklir diperoleh apabila suatu atom dipecah menjadi inti atom dan elektron, pemecahan  atom ini akan disertai  dengan pembebasan energi yang sangat besar
 

Gambar 1. Perubahan Bentuk Energi


 
              


B. PRINSIP PEMBANGKIT LISTRIK

Listrik merupakan keperluan dalam kehidupan sehari-hari yang sangat vital pada zaman modern ini. Tanpa listrik kita tidak dapat melihat TV, tidak dapat mengatur rambu-rambu lalu lintas, tidak ada lemari es, komputer, ataupun peralatan rumah tangga modern lainnya.

Ada beberapa macam energi pembangkit listrik, sebagai berikut.

1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Prinsip pembangkit listrik tenaga air adalah pemanfaatan air sebagai sumber energi untuk menghasilkan listrik, yaitu dengan cara sebagai berikut.
Dari sebuah danau atau sungai yang dibendung, air dialirkan melalui suatu terowongan dengan diatur oleh alat pengontrol. Terowongan air ini dibuat sedemikian rupa sehingga air dijatuhkan dari ketinggian 100 m atau lebih, hal ini bertujuan untuk mengubah energi potensial menjadi energi mekanik yang sebesar-besarnya. Ujung terowongan tersebut ditahan oleh sebuah turbin air.
Dengan dorongan air, turbin akan berputar, dan perputaran turbin ini digunakan untuk memutar generator atau mesin pembangkit listrik. Listrik yang dihasilkan akan diubah dan diatur tekanannya dengan menggunakan transformator. Dari transformator ini, listrik dialirkan ke tempat-tempat yang memerlukannya.
Sebelum digunakan untuk konsumsi rumah tangga, aliran listrik ini diturunkan tegangannya melalui sebuah transformator lagi sehingga listrik yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan rumah tangga yaitu listrik dengan tegangan 110 atau 220 volt. Sementara itu, air yang sudah digunakan untuk memutar turbin masih dapat dimanfaatkan untuk pengairan atau irigasi pada lahan persawahan.

2. Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD)

Pada hakikatnya, prinsip pembangkit tenaga disel adalah sama dengan pembangkit tenaga air, yaitu dengan cara menggerakkan generator pembangkit listrik. Dalam pembangkit listrik tenaga disel, rotor dari generator digerakkan oleh mesin disel. Mesin disel dipilih sebagai salah satu
alternatif, karena mudah ditempatkan di mana saja, sedangkan bahan bakarnya adalah minyak disel atau solar yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan bahan bakar bensin.
Bila kita telaah lebih lanjut, sebenarnya pembangkit listrik tenaga disel ini bersumber pada energi kimia hasil dari pembakaran minyak disel yaitu solar. Jadi ini merupakan contoh perubahan bentuk energi dari energi kimia menjadi energi mekanik kemudian menjadi energi listrik.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

Pembangkit tenaga listrik ini menggunakan fusi inti atom sebagai sumber tenaganya sehingga diperoleh energi listrik yang luar biasa banyaknya. Namun sampai saat ini manusia masih sulit mengendalikan tenaga yang timbul dari reaksi fusi inti untuk maksud-maksud yang tidak merusak lingkungan.

C. MESIN-MESIN

Salah satu kelebihan manusia dari makhluk lain adalah kemampuan manusia dalam mencipta dan menggunakan alat. Salah satu ciptaan manusia yang menakjubkan adalah mesin-mesin, antara lain sebagai berikut.
1. Mesin bakar
Mesin ini terdiri dari silinder, piston, roda-roda penerus lengan, busi, katup bahan bakar dan katup pembuang

2. Mesin disel
Hampir serupa dengan mesin bakar, mesin disel terdiri dari silinder, piston, lengan roda penerus, katup bahan bakar dan katup pembuang. Pada mesin disel tidak digunakan busi sebagai api pembakar.

3. Mesin jet
Mesin jet terdiri dari sebuah tabung pembakaran yang tahan panas, sebuah mulut untuk memasukkan udara ke dalam tabung pembakar, sebuah kompresor untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam tabung pembakar dan sebuah corong pembuang gas yang terletak di bagian ekornya. Mesin yang sangat sederhana ini ternyata sangat ampuh digunakan terutama dalam industri pesawat yang bergerak cepat.
Selangkah lebih maju dari mesin jet sederhana ini adalah mesin turbo jet. Mesin ini menggunakan turbin gas untuk mengatur pemasukan udara dan pengeluaran gas yang dikeluarkan dari mesin. Keuntungannya adalah bahwa udara dapat disedot lebih banyak dalam waktu yang singkat. Gas yang dikeluarkannya pun dapat diatur.

TEKNOLOGI DAN KEHIDUPAN MANUSIA

Setelah mempelajari perkembangan peradaban manusia sampai zaman di mana manusia menggunakan energi dari fosil maka pada bagian ini akan dijelaskan, bagaimana kehidupan manusia sekarang sudah sangat dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan  yang semakin  dikembangkan.
Teknologi mutakhir yang akan dijelaskan di sini adalah teknologi informasi, teknologi komunikasi, bioteknologi, dan nanoteknologi.

A. TEKNOLOGI INFORMASI 

Teknologi informasi berkembang terutama, setelah ditemukannya mesin punch card yang merupakan dasar komputer oleh Hollerith pada tahun 1890. Dari sinilah era komputer dimulai, karena setelah itu dimulailah pembuatan komputer yang pertama, yang ukurannya sangat luar biasa besarnya dibandingkan dengan komputer yang ada sekarang.

1. Komputer
Pembagian generasi komputer didasarkan pada peralatan yang menunjukkan keefisienan dalam penggunaannya. Sampai saat ini, sudah lima generasi komputer yang dilahirkan. Generasi pertama, merupakan komputer yang menggunakan komponen elektronik vacuum tube yaitu pada tahun 1945-1958. Generasi kedua, pada tahun 1958 – 1966, komponen yang digunakan adalah transistor. Generasi ketiga, merupakan generasi komputer yang ukurannya sudah semakin kecil, dan komponen elektronik yang digunakan adalah solid logic technology dan monolithic integrated circuit pada periode 1966 -1972. Komputer generasi keempat, pada tahun 1972 ¬1978 menggunakan IC (integrated circuit) yang ukurannya lebih kecil tetapi memiliki kemampuan jauh lebih besar. Generasi kelima, komputer, diawali dari tahun 1982 sampai sekarang yang dicirikan dengan penggunaan mikroprosesor yang lebih canggih. 
Prinsip kerja komputer adalah adanya masukan data (input) yang kemudian diproses di central processing unit (CPU) menjadi keluaran (output).
Penggunaan komputer dapat disesuaikan dengan keperluan si penggunanya, misalnya dapat berupa komputer pribadi (PC), atau juga yang membentuk jaringan dari beberapa komputer (LAN : local area network).

Beberapa hal yang dapat dipermudah oleh adanya komputer adalah sebagai berikut.
a. Telepon ensiklopedia
Orang akan dapat memutar nomor telepon dan akan mendapatkan jawaban dan keterangan yang memadai tentang suatu topik seperti layaknya yang ada pada ensiklopedi. Keterangan ini dapat diperoleh begitu cepat setiap saat.
b. Robot pelayan rumah tangga
Orang dapat membeli robot-robot yang dijalankan oleh komputer untuk keperluan rutin dalam rumah tangga,  misalnya mencuci pakaian, mencuci piring dan gelas, memotong rumput dan lain-lain.
c. Berbelanja lewat telepon
Orang akan dapat berbelanja lewat telepon terhadap barang-barang yang sudah distandardisasikan di supermarket. Belanja lewat telepon harus ditunjang oleh adanya katalog yang dimiliki oleh ibu-ibu rumah tangga.
d. Bank data atau bank informasi
1)  Para ahli hukum, dokter atau para eksekutif dengan mudah dapat memperoleh data atau informasi yang diperlukan, karena komputer dapat menyimpan begitu banyak data dan informasi yang diperlukan tersebut. Data dan informasi dengan cepat dapat ditampilkan pada mereka yang memerlukan. Mereka juga dapat memanfaatkan komputer untuk menganalisis data yang diperlukan.
2)  Para ahli, dapat memanfaatkan robot komputer untuk mengadakan eksplorasi di daerah yang berisiko tinggi bila dilakukan oleh manusia, misalnya eksplorasi di daerah Mars, Venus atau planet lain.
3)  Komputer juga dapat dimanfaatkan oleh aparat kepolisian untuk mengidentifikasi para penjahat dengan segala sifat-sifatnya sehingga memudahkan aparat untuk segera menangkap penjahat tersebut.
 
2. Internet
Dengan komputer orang dapat menjelajahi dunia dalam waktu yang singkat, karena adanya internet. Dengan demikian, dunia menjadi semakin sempit sebab komputer sudah merambahnya dan dengan waktu yang amat singkat semua informasi baik yang menyangkut politik, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya di seluruh dunia sudah dapat diketahui, tergambar dengan indah dan sistematis. 
Dalam internet juga harus mengetahui perintah dan prosedur komputer sederhana. Kedua, program pengolah kata dalam internet tidak hanya ditujukan untuk melakukan suatu pekerjaan saja melainkan lebih luas lagi.

B. TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Komunikasi adalah salah satu keperluan hidup manusia dalam hidup bersosialisasi. Untuk itu, ilmu alam dan teknologinya telah menyumbangkan kepada umat manusia di bidang media cetak, telegrafi, telepon, radio dan televisi. Pada tahun 1962, dunia dikejutkan oleh penemuan baru berupa siaran TV dan radio melalui angkasa luar atau tegasnya melalui satelit buatan. Dengan komunikasi satelit ini maka hubungan antara manusia di seluruh dunia menjadi semakin mudah.

Ada beberapa alat penunjang komunikasi yang perlu kita perhatikan antara lain sebagai berikut.
1. Percetakan
Percetakan sebagai alat komunikasi antarmanusia sangat penting artinya. Sejak awal abad ke-15, percetakan telah digunakan orang sebagai komunikasi massa yaitu dalam surat kabar. Dengan media massa cetak ini suatu berita diikuti oleh banyak orang dalam waktu yang singkat meskipun penyebarannya masih tergantung pada alat transportasi yang ada saat itu.
2. Telegrafi
Suatu catatan sejarah menunjukkan bahwa telegrafi telah ditemukan orang sejak pertengahan abad ke-18. Lambat laun tekniknya menjadi makin sempurna sehingga pada pertengahan abad ke-19, jaringan telegrafi telah menjangkau dataran Eropa dan Amerika Utara. Keunggulan telegrafi ini adalah kemampuan berkomunikasi jarak jauh hingga ratusan ribu kilometer hanya dalam waktu satu dua menit saja.
3. Telepon
Telepon ditemukan orang tidak lama setelah telegrafi, tepatnya pada tahun 1876 oleh Bell. Keunggulan telepon dibandingkan telegrafi adalah dengan menggunakan telepon, orang dapat berbicara langsung dan menerima pembicaraan atau jawaban sebagai layaknya orang berbicara satu dengan yang lain. Sedangkan bila menggunakan telegrafi, orang hanya dapat mengirimkan tanda-tanda yang harus diterjemahkan terlebih dahulu.
4. Radio
Pada telegrafi dan telepon selalu digunakan kawat-kawat penghubung antartempat maka radio dapat mengirim dan menerima pesan-pesan tersebut tanpa menggunakan kawat. Pesan-pesan itu dipancarkan ke udara, dengan demikian orang dapat berkomunikasi dengan kapal-kapal yang sedang berlayar di tengah samudera. Marconi (1896) dapat dianggap sebagai penemu radio telegrafi.
5. Cinema atau gambar hidup
Salah satu alat komunikasi massa yang sangat mengesankan dan penting artinya bagi kehidupan manusia adalah gambar hidup. Cinema tidak saja dapat menyajikan gambar, statis tetapi juga gambar yang dapat bergerak atau ‘hidup’ sekaligus dengan suaranya sehingga pesan yang dikomunikasikan menjadi lengkap.
6. Televisi
Temuan yang sangat menakjubkan pada abad ke-20 adalah televisi. Dengan televisi orang dapat mengirimkan suara maupun gambar hidup. Dikatakan menakjubkan, karena sampai sekarang kiranya tidak banyak orang yang dapat memahami bagaimana gambar hidup dapat dikirimkan melalui kabel listrik, bahkan juga melalui kawat. Dengan adanya televisi, manusia mendapat keuntungan yang besar untuk kesejahteraan hidupnya, dapat mengirim dan menerima berita dengan kesan yang lengkap (gambar  hidup dan bersuara),  serta dapat memperoleh hiburan yang bermutu dan terkontrol serta murah. Televisi juga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan. Namun demikian, pengaruh buruk televisi juga harus mulai diwaspadai. Oleh karena, arus globalisasi informasi yang sulit dibendung atau disaring terlebih dahulu tidak menutup kemungkinan meningkatkan pengaruh yang kurang baik pada masyarakat terutama pada anak-anak.
7. Satelit komunikasi
Bulan adalah salah satu contoh satelit yang beredar mengelilingi bumi. Satelit komunikasi adalah satelit buatan manusia yang beredar mengelilingi bumi. Mengapa satelit ini dapat berada di awang-awang dan tidak jatuh ke bumi? Pada hakikatnya ada dua faktor yang menyebabkannya, yaitu gaya tarik menarik dengan bumi dan yang kedua adalah gaya tolak menolak dengan bumi. Kedua faktor ini seimbang besarnya. Besarnya gaya tarik menarik tergantung dari besarnya massa dan jarak antara benda dengan bumi. Berdasarkan hukum Newton, makin besar suatu massa akan semakin besar pula gaya tariknya. Adapun mengenai jarak adalah sebaliknya. Semakin besar jarak (semakin yang jauh) akan semakin kecil gaya tariknya. Gaya tolak timbul dari kecepatan satelit beredar mengelilingi bumi. Gaya ini disebut juga gaya sentripetal atau gaya menjauhi pusat edar. 
Apakah keuntungan adanya satelit komunikasi? Pertama, adalah kejutan yang terjadi pada tahun 1962, yakni dimulainya siaran radio dan televisi yang dapat diterima dalam jangka waktu yang sama di dua benua yang dipisahkan oleh samudera Atlantik yaitu Eropa dan Amerika. Kedua, dengan dimungkinkannya penerimaan siaran radio dan televisi ke seluruh bumi ini maka akan terjadi perubahan-perubahan besar dalam perkembangan masyarakat yang diakibatkan oleh adanya pertukaran kebudayaan yang cepat. Penyebaran ilmu pengetahuan yang cepat akan memungkinkan hubungan saling pengertian antarmanusia di seluruh dunia menjadi lebih erat. Bagi negara berkembang seperti Indonesia, satelit komunikasi mempunyai arti penting, karena di samping keuntungan yang telah disebut di atas, juga mempunyai arti strategis, baik secara politis, militer maupun pembangunan.

C. BIOTEKNOLOGI

Bioteknologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memiliki perkembangan luar biasa dan sedang  menjadi perhatian para ilmuwan di seluruh dunia.
Inti dari bioteknologi adalah bagaimana manusia memanfaatkan organisme biologis, baik sistem dan prosesnya, untuk menghasilkan jasa ataupun barang bagi kepentingan kehidupan manusia. Dengan kata lain, untuk memperoleh barang atau jasa yang diinginkan, manusia harus tahu bagaimana proses yang terjadi, faktor apa yang berperan atau mempengaruhi, dan bagaimana proses itu dapat mempengaruhi pemanfaatan mikroorganisma
Bioteknologi sebenarnya sudah berkembang sejak 6000 SM, di mana orang Samaria dan Babilon sudah minum bir, hal ini berarti mereka sudah melakukan proses produksi bir dengan cara fermentasi. Orang Mesir dalam membuat roti menggunakan ragi, bangsa Eropa membuat yoghurt, dan keju sementara bangsa Asia sudah membuat kecap, tempe dan lain-lain yang memanfaatkan  penggunaan mikroorganisme.

1. Rekayasa genetika
Bioteknologi ini semakin mencapai puncaknya ketika diciptakannya ‘rekayasa genetika’ sekitar tahun 70-an, dengan ditemukannya cara pencangkokan sepotong ‘informasi’ genetika asing ke dalam mikroba. Penemuan ini memberikan sentuhan baru terhadap pandangan Haldane yaitu; apabila tidak dapat menemukan mikroorganisme yang dapat membuat apa yang Anda inginkan maka ciptakanlah makhluk tersebut dengan cara perekayasaan genetika.
Prinsip dasar rekayasa genetika adalah penyisipan informasi genetika ke dalam organisme, replikasi gen, pembelahan (duplikasi) sel dan DNA, mutagenesis (mutasi gen baik yang spontan maupun dengan induksi), DNA rekombinan dan pengklonan gen.
Rekayasa protein akan menghasilkan enzim tertentu  serta senyawa protein penting lain. Rekayasa ini telah menghasilkan berbagai mikroba yang menghasilkan senyawa penting seperti antibiotika, insulin (untuk pengobatan
penyakit diabetes), interferon (untuk pengobatan penyakit kanker dan penyakit karena virus), antibodi monoklonal dan lain-lainnya.
Contoh lain rekayasa genetika adalah teknologi kultur sel yang memungkinkan dilakukannya pengembangbiakan jaringan tanaman atau hewan. Kloning yang sudah berhasil, dilakukan pertama kali pada ternak domba. Dampak dari adanya rekayasa genetika adalah dimungkinkannya pemuliaan tanaman atau ternak dalam waktu yang lebih singkat dan dengan mutu yang lebih unggul.
2. Bioetika
Merupakan regulasi yang mengatur penelitian bioteknologi. Bioetika ini muncul karena bioteknologi bekerja dengan organisme alamiah maupun hasil mutasi atau rekombinasi. Kita tidak selalu mengenal dengan baik organisme ini, terutama yang dihasilkan dari mutasi atau manipulasi genetik. Oleh karena itu, perlu adanya rasa aman baik pada saat penelitian maupun terhadap produk yang dihasilkan. Rasa aman akan diperoleh bila digunakan prosedur standar laboratorium yang dikenakan secara ketat, dan diregulasikan untuk menghindari penggunaan hasil bioteknologi yang tidak diinginkan.

D. NANOTEKNOLOGI

Teknologi modern sekarang ini dibangun berdasarkan teknologi masa lalu yang berkembang terus sepanjang zaman. Perkembangan teknologi dari meggunakan alat yang besar menuju peralatan yang semakin mengecil hingga mencapai ukuran yang tidak lagi dapat dilihat mata (makro) namun sudah menjadi ukuran mikro. Nanoteknologi adalah teknologi rekayasa terhadap objek yang diteliti berada pada kisaran nanometer (nm) atau seper miliar meter (10 -9 nm). Skala tersebut sama dengan garis tengah rambut manusia yang dibagi menjadi 80.000 atau separuh kali besarnya atom hydrogen. 
Nano teknologi diawali dengan penemuan di bidang nanosain yang memiliki pengertian lebih pada pengertian konvergensi dari fisika kuantum, biologi molekuler, ilmu komputer, kimia dan rekayasa. 
Definisi nanoteknologi menurut Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary adalah seni memanipulasi materi dalam ukuran atau skala atom atau molekul, khususnya untuk membangun peralatan (seperti robot, misalnya). Sedangkan berdasarkan pengertian Webopedia, nanoteknologi adalah bagian dari ilmu yang tujuannya mengontrol atom molekul secara individual untuk menciptakan cip komputer dan peralatan lain yang memiliki ukuran ribuan kali lebih kecil dari yang dimungkinkan oleh arus teknologi.

A.    DAMPAK TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN  

Teknologi telah berkembang di segala bidang kehidupan yang memungkinkan manusia dengan kearifan yang dimilikinya dapat membuka rahasia dan hikmah alam semesta. Penemuan di bidang bioteknologi yang dapat mempengaruhi sifat keturunan, menyebabkan perkembangan teknologi ini, dapat dijadikan tumpuan harapan untuk meningkatkan kehidupan sekarang dan di masa yang akan datang, terutama yang berkenaan dengan kebutuhan sandang, pangan dan papan.

B. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM

Peningkatan teknologi sangat jelas dirasakan, tidak hanya dalam pemanfaatannya tapi juga harus diperhatikan dampak penggunaan teknologi tersebut. Contoh-contoh pemanfaatan dan dampak teknologi terhadap sumber daya alam adalah sebagai berikut.

1. Minyak Bumi
Saat ini minyak bumi masih merupakan sumber daya alam utama dalam memenuhi kebutuhan energi dunia, meskipun ketersediaannya sudah semakin menurun. Diperkirakan permintaan energi akan terus meningkat meskipun pemerintah di semua negara di dunia, menjalankan kebijaksanaan-¬kebijaksanaan yang ketat dalam mengatur pemakaian energi.
Bila kita melihat kehidupan sehari-hari, hampir seluruh alat transportasi menggunakan bahan bakar minyak bumi dan kebutuhannya semakin meningkat setiap tahunnya. Padahal minyak bumi merupakan bahan galian yang tidak dapat diperbaharui, artinya hanya sekali pakai kemudian habis. Seperti kita ketahui bahwa minyak bumi berasal dari fosil yang terbentuk jutaan tahun lamanya dengan jumlah yang terbatas, jadi pada suatu saat ketersediaannya pun akan habis. Oleh karena itulah, manusia dituntut untuk mencari alternatif penggantinya.
2. Batu Bara
Dampak yang ditimbulkan dengan adanya teknologi pada penggunaan batu bara tidak kalah dengan yang ditimbulkan pada penggunaan minyak bumi. Diawali dengan cacing tambang, kemudian bahaya keterbatasan oksigen dalam daerah pertambangan terhadap para penambang karena, pengangkutan batu bara dari satu tempat ke tempat lain juga tidak luput dari kebocoran atau tumpahan yang mengganggu lingkungan. Gas-gas yang timbul dari hasil pembakaran hampir serupa dengan hasil pembakaran minyak bumi. Minyak bumi dan batu bara termasuk sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Sumber daya alam lain yang juga tidak dapat diperbarui adalah semua jenis mineral seperti seng, besi, tembaga dan sebagainya. Meskipun demikian berkat teknologi maju, bahan tersebut ada yang dapat dipakai ulang (recycling).
3. Air
Air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui, artinya setelah dipakai dapat dibersihkan dan digunakan lagi. Namun pembersihan ini tidak dapat dilakukan dengan sempurna sehingga biarpun lambat, nampaknya air bersih ini makin hari semakin menurun jumlah dan kualitasnya. Penurunan kualitas air akibat polusi dapat menyebabkan banyak penyakit. Bila polusi air berasal dari zat kimia beracun, akibatnya lebih serius dan membutuhkan waktu yang panjang untuk penyembuhannya.

4. Hutan, Hewan, dan Ternak
Sumber daya alam yang dapat diperbarui atau memperbarui diri antara lain adalah hutan dan hewan/ternak. Namun teknologi modern justru dapat berakibat pada kerusakan atau kepunahan sumber daya alam tersebut, misalnya penebangan hutan yang semena-mena akan mengakibatkan hutan tidak dapat diperbarui tetapi bahkan musnah. Tumbuhan muda yang tumbuh di tanah yang aus unsur haranya karena erosi, akan menyebabkan kematian dan takkan tumbuh lagi. Jadi, meskipun sumber daya alam dapat diperbarui, tetapi bila batas toleransinya dilewati maka sumber daya alam ini tidak lagi dapat diperbarui. Hal ini berlaku juga pada hewan, dengan menggunakan pukat harimau, ikan besar dan kecil, semuanya terangkat oleh pukat tersebut sehingga tunas-tunas penggantinya ikut terkuras dan tidak dapat lagi mengganti generasi yang sudah tua.

5. Tanah
Tanah pertanian sebagai sumber daya alam merupakan daya yang dapat diperbarui. Tanah dapat digunakan terus-menerus bila dipelihara dengan sebaik-baiknya. Penambahan unsur hara dengan pemupukan merupakan salah satu cara dalam memelihara kondisi tanah. Pemakaian yang sembrono akan merusak tanah apalagi dibiarkan dalam keadaan kosong dan terkena erosi terus-menerus sehingga bagian tanah yang subur akan terkikis sehingga tinggal batu-batu cadas yang sulit dijadikan lahan pertanian.
Penggunaan pestisida yang berisi berbagai macam zat kimia untuk membunuh tanaman, binatang, atau jamur yang merugikan dalam pertanian ternyata memiliki efek samping yang membahayakan manusia. Teknologi yang dirintis manusia sekarang untuk mengurangi dampak penggunaan pestisida yang kurang menguntungkan antara lain adalah dengan menggunakan kontrol biologis.

6. Sumber Daya Zat Radioaktif
Energi nuklir yang berasal dari fisi atau fusi inti atom memiliki beberapa sifat yang selain dapat dimanfaatkan manusia juga dapat membinasakan, karena adanya sinar radioaktif dari zat yang digunakan. Tetapi perkembangan penggunaan nuklir ini akhirnya akan tergantung pada ketersediaan uranium di alam.
Problem pada penggunaan energi nuklir adalah jaminan bagi kehidupan manusia, bahwa perkembangan teknologi nuklir disertai kemampuan untuk mengatasi bahaya pembuangan bahan sisa yang mengandung unsur radioaktif.

Zat radioaktif merupakan sumber daya alam yang sangat penting terutama dalam menentukan nasib manusia di masa yang akan datang. Zat radioaktif ini memang sangat berbahaya bila tidak ditangani dengan benar. Sejak ditemukannya oleh Madame Curie, dampaknya sudah bisa terlihat langsung pada orang-orang yang bekerja di laboratoriumnya, bahkan Madame Curie sendiri terkena penyakit aneh akibat zat radioaktif yang belum dikenal pada masa itu. Zat radioaktif memiliki sifat yang khas, yaitu selalu mengeluarkan sinar yang tidak tampak oleh mata. Sinar yang timbul dari zat radioaktif ada tiga macam yaitu sinar alpha bermuatan listrik positif, sinar beta bermuatan listrik negatif, dan sinar gamma yang tidak bermuatan listrik. Sinar gamma inilah yang sangat berbahaya, karena dapat menembus apa saja yang menghalanginya. Molekul-molekul yang netral dapat berubah menjadi ion-ion yang bermuatan listrik bila terkena sinar ini.
Sinar gamma juga dapat merusak susunan gen atau kromosom dalam inti sel sehingga keturunannya menjadi bervariasi, misalnya ada yang mati ataupun cacat. Manusia menggunakan sifat sinar gamma untuk meningkatkan mutu pertanian, misalnya tanaman yang mempunyai sifat-sifat menguntungkan seperti berbuah lebat dan manis, umurnya singkat dan sebagainya.
Sinar inframerah memiliki frekuensi getar yang lebih rendah dari sinar yang dapat dilihat oleh mata. Sinar inframerah disebut juga sinar panas yang tidak dapat dilihat mata, tetapi dapat dirasakan panasnya oleh kulit. Sinar ini bisa berasal dari benda-benda pijar seperti tanur. Untuk menghindari sinar inframerah yang berasal dari tanur diperlukan kaca mata pelindung dari kobalt.

Dari uraian di atas ternyata tidak semua perkembangan teknologi memberi pengaruh yang baik bagi kehidupan manusia, ada dampak positif dan negatif yang ditimbulkannya, yaitu:

1. Dampak Positif
Perkembangan dan teknologi dapat membuka banyak lapangan pekerjaan baru sehingga sumber daya manusia dapat berperan, baik tenaga maupun pikiran. Perkembangan dan teknologi mempunyai dampak positif, yaitu terpenuhinya kebutuhan manusia akan kemakmuran materi, kemudahan serta keefektifan dan keefisienan dalam mendayagunakan sumber daya alam. Manusia dapat mengubah sistem transformasi dan komunikasi sehingga menimbulkan kemudahan dengan menggunakan tenaga dan pikirannya atau dengan kata lain akan dapat menciptakan lapangan kerja baru.

2. Dampak Negatif
Pemanfaatan perkembangan dan teknologi yang tidak atau kurang tepat bagi kondisi masyarakat, tidak akan menambah lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya dapat mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini terjadi karena efektivitas dan efisiensi sistem dalam teknologi baru, misalnya banyak pekerjaan yang mula-mula menjadi tugas manusia kemudian diganti oleh mesin. Di negara-negara berkembang, masuknya teknologi baru menimbulkan masalah di bidang ketenagakerjaan, karena kuantitatif sumber daya manusia cukup besar bahkan dapat berlebihan, tetapi secara kualitatif dirasakan sangat kurang terutama untuk menangani teknologi tinggi.

C. DAMPAK TEKNOLOGI  TERHADAP INDUSTRI 
 
Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, manusia membutuhkan berbagai macam barang, yang pada awalnya dibuat dengan tangan. Dengan meningkatnya teknologi yang diciptakan manusia akan mempermudah manusia memenuhi kebutuhannya, misalnya dengan mesin-mesin industri. Dengan teknologi ini, kebutuhan manusia secara kualitas maupun kuantitas dapat terpenuhi.
Secara singkat, mesin-mesin hasil teknologi telah banyak membantu manusia dalam memperoleh apa yang dibutuhkan. Namun setiap kali ada keuntungan, ternyata ada kerugiannya

D. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

1. Transportasi
Sumbangan teknologi dalam bidang transportasi sangat besar. Dunia semakin sempit karena mudah ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan transportasi dari yang tradisional sampai yang paling canggih.  Kalau dahulu untuk mengelilingi dunia diperlukan waktu berbulan-bulan, sekarang dapat ditempuh dalam waktu yang sangat singkat, bahkan mengunjungi planet di sekeliling bumi bukan lagi hal yang mustahil untuk dilakukan.
Canggihnya teknologi yang memasuki bidang transportasi sangat bergantung pada manusia dalam memanfaatkannya. Bila digunakan secara positif, tentu hasilnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, misalnya untuk transportasi umum, sedangkan bila digunakan untuk kegiatan yang bersifat negatif tentunya dapat merusak lingkungan, seperti transportasi peralatan perang.

2. Komunikasi
Alat komunikasi tradisional yang umum dalam masyarakat Indonesia dan masih digunakan sejak dahulu sampai sekarang adalah kentongan atau beduk. Alat komunikasi tradisional ini sangat berguna bagi masyarakat pada lingkungan yang terbatas, sebab kemampuan jangkauan pesan suara beduk atau kentongan memang sangat terbatas. Keterbatasan jangkauan inilah yang mendorong manusia untuk menciptakan alat-alat komunikasi yang lebih canggih. Contohnya adalah telegram yang mampu menyampaikan pesan sampai ribuan kilometer dalam waktu yang singkat. Radio memungkinkan berkomunikasi dengan kapal yang sedang melaju di tengah lautan. Telepon bahkan mampu mengirimkan pesan berupa suara atau pembicaraan yang dapat didengar dan dijawab oleh lawan bicara, dengan jarak ribuan kilometer. Sekarang satelit telekomunikasi lebih canggih lagi, karena sudah dilengkapi dengan monitor tv yang dapat memperlihatkan si penelepon dan si penerima telepon sehingga mereka seolah-olah berbicara secara berhadapan langsung, meskipun jarak mereka terbentang di benua yang berbeda.
Internet dapat digunakan untuk menjelajahi seantero bumi dan tersebar lebih luas, karena pada saat yang bersamaan setiap orang yang memiliki perangkat internet dapat juga berkomunikasi dan menikmati informasi yang diperlukan. Komunikasi internet sekarang sudah tersebar lebih luas di hampir semua topik, baik yang bersifat pribadi, bisnis maupun umum.
Penggunaan dari keunggulan teknologi ini sangat tergantung pada manusia itu sendiri. Dengan satelit, orang dapat menempatkan alat-alat penginderaan jarak jauh sehingga orang dapat masuk ke rumah tangga negara lain. Yang dilihat tidak hanya segala sesuatu yang ada di atas bumi, melainkan segala sesuatu yang ada di perut bumi seperti kandungan mineral yang terdapat di suatu daerah. Daerah perikanan yang potensial juga dapat dilacak dengan alat sehingga kecanggihan teknologi komunikasi ini sering disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang baik, meskipun tidak sedikit yang menggunakannya untuk tujuan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia di dunia.

E. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA MANUSIA


Keadaan manusia di abad ruang angkasa sudah sangat berbeda dengan ketika manusia baru memulai mengenal teknologi. Perkembangan teknologi memberikan banyak sekali kemudahan pada manusia yang dahulu hanya merupakan impian.
Untuk mempertahankan kemudahan dan kenyamanan yang dimilikinya, manusia mulai membuat benteng-benteng pertahanan untuk menghindari kemungkinan adanya gangguan yang mungkin terjadi. Benteng-benteng pertahanan ini dapat dilihat dengan makin meningkatnya penemuan senjata¬senjata yang super canggih yang sebenarnya semakin menakutkan manusia itu sendiri. Senjata-senjata tersebut pada keadaan tertentu dapat digunakan untuk menyerbu negara lain bahkan dapat juga digunakan untuk memusnahkan dunia beserta isinya dalam waktu sekejap. Pengembangan senjata nuklir, virus atau bakteri dan senjata kimia adalah contoh yang jelas dari perkembangan teknologi yang digunakan oleh manusia untuk menutupi rasa ketakutan akan kehilangan kenyamanan yang dimilikinya. Perkembangan teknologi yang pesat, membuat manusia menikmati segalanya lebih enak, mudah dan seragam karena diatur oleh mesin atau komputer serta bersifat rasional. Karena teknologi memperenak hidup, manusia kehilangan kepekaan untuk mencoba-coba yang secara psikologis penting untuk berani menghadapi tantangan hidup sebagai suatu undian. Ancaman besar yang dibawa teknologi adalah matinya imajinasi manusia, sebab teknologi melalui masyarakat yang sudah dipermesin akan merusak pikiran manusia.

F. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PENINGKATAN KESEHATAN

1. Meningkatkan Ilmu dan Fasilitas di Bidang Kedokteran
2. Meningkatkan Teknologi Obat-obatan
3. Memberantas Penyakit Menular
4. Membantu Timbulnya Penyakit Tertentu

Sumber : Sri Yuniati Putri Koes Hardini dan Maskoeri Jasin
   http://www.stiabinabanua.ac.id/dwn/bahan%20ilmu%20alamiah%20dasar%20%2020%20juni%202009.doc

Selasa, 20 November 2012

Manusia Dan Lingkungan

Manusia Dan Lingkungan

Daftar Isi
MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA                          26
    A.Latar belakang                                                            26
    B.Tujuan                                                                         27
    C.Metode penulisan                                                        27
Pengerian manusia dan lingkungan                                    28
Pengertian lingkungan                                                        29
Korelasi antara manusia dan lingkungan                            30
Pengaruh manusia pada alam lingkungan hidupnya           32
Sumber alam                                                                        33
Teori etika lingkungan hidup                                               35
Pengetahuan dan interakasi manusia dengan lingkungan    41
Resume biosfer dan makhluk hidup                                     44
Resume Makhluk hidup dan lingkungannya                        47
Kesimpulan                                                                           52
Daftar Pustaka                                                                       53
 
A.Latar Belakang

Membahas tentang manusia berarti membahas tentang kehidupan sosial dan budayanya, tentang tatanan nilai-nilai, peradaban, kebudayaan, lingkungan, sumber alam, dan segala aspek yang menyangkut manusia dan lingkungannya secara menyeluruh.

Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik baik itu positif maupun negatif.

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang.
B.Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan wawasan terhadap mahasiswa tentang bagaimana:
1. Memahami  pengertian manusia
2. Mengetahui kondisi lingkungan yang kondusif  bagi manusia
3. Memberikan gambaran hubungan manusia dengan lingkungannya
4.  Mencegah dampak-dampak negatif dari pengaruh manusia pada lingkungannya
5.        Menganalisis sumber daya alam terkait sebagai kebutuhan manusia dan mengklarifikasinnya

C.      Metode Penulisan

Dalam penulisan makalah manusia dan lingkungan ini tim penulis menggunakan metode kajian pustaka dengan menggunakan media pustaka dan berbagai sumber media elektronik yang dewasa ini berkembang dengan pesatnya.

A. Pengertian Manusia dan Lingkungan

1.Pengertian Manusia

Manusia adalah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.
Manusia adalah makhluk yang terbukti berteknologi tinggi. Ini karena manusia memiliki perbandingan massa otak dengan massa tubuh terbesar diantara semua makhluk yang ada di bumi. Walaupun ini bukanlah pengukuran yang mutlak, namun perbandingan massa otak dengan tubuh manusia memang memberikan petunjuk dari segi intelektual relatif.
Manusia atau orang dapat diartikan dari sudut pandang yang berbeda-beda, baik itu  menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasa latin untuk manusia) yang merupakan sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil. Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.

2.Pengertian Lingkungan

Lingkungan adalah suatu media dimana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks.
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lain dari lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. (http://afand.abatasa.com/post/detail/2405/lingkungan-hidup-kerusakan-lingkungan-pengertian-kerusakan-linkungan-dan-pelestarian-.htm)
Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada disekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada disekitar.
Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang. 
B.Korelasi Antara Manusia dengan Lingkungan

1.Pengertian Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi berarti ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834-1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.
Kita mengenal beberapa definisi untuk ekologi, misalnya:

a)Ekologi ialah cabang biologi yang mempelajari hubungan timbal balik manusia dengan lingkungannya.

b)
Ekologi ialah studi ilmiah tentang interaksi yang menentukan penyebaran dan kepadatan makhluk hidup.

c)Ekologi ialah biologi lingkungan.

Bertolak dari definisi ekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya maka ekologi dapat juga diartikan sebagai imu yang membahas hubungan manusia dan lingkungannya dipandang dari kepentingan dan kebutuhan  manusia terhadap lingkungan itu sendiri.

Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antara makhluk hidup dengan benda tidak hidup di tempat hidup atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan bahwa ekologi mencoba memperkirakan dan menggambarkan sebagian besar rantai makanan manusia.

Para ahli ekologi mempelajari perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu kepada makhluk hidup yang lain dalam lingkungannya serta faktor-faktor yang menyebabkannya. Serta perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Kini para ekolog (orang yang mempelajari ekologi) berfokus kepada ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim.

Terkadang ekologi dibandingkan dengan antropologi, sebab keduanya menggunakan banyak metode untuk mempelajari suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita dipengaruhi lingkungan kita, sedangkan ekologi ialah tentang bagaimana lingkungan kita dipengaruhi tubuh dan pikiran kita.

2.Lingkungan Hidup Manusia

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 Pasal 1 Angka 1 mengartikan Lingkungan Hidup sebagai “kesatuan ruang dengan kesemua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya”.
Manusia hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan alam dan budayanya. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosisten yakni, suatu unit atu satuan fungsional dari makhluk-makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam ekosisten terdapat komponen abiotik pada umumnya merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi makhluk-makhluk hidup diantaranya: tanah, udara atau gas-gas yang membentuk atmosfer, air, cahaya, suhu atau temperatur, Sedangkan komponen biotik diantaranya adalah: produsen, konsumen, pengurai.

C. Pengaruh Manusia Pada Alam Lingkungan Hidupnya

Manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya maupun komunitas biologis di tempat mereka hidup. Perubahan alam lingkungan hidup manusia tampak jelas di kota-kota, dibanding dengan pelosok dimana penduduknya masih sedikit dan primitif.
Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negatif. Berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut, dan berpengaruh tidak baik karena dapat dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya.
Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki kemampuan berfikir dan penalaran yang tinggi. Disamping itu manusia memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang. Peranan manusia dalam lingkungan ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Peranan manusia yang bersifat negatif adalah peranan yang merugikan lingkungan. Kerugian ini secara langsung atau pun tidak langsung timbul akibat kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, peranan manusia yang bersifat positif adalah peranan yang berakibat menguntungkan lingkungan karena dapat menjaga dan melestarikan daya dukung lingkungan.
Peranan Manusia yang bersifat negatif terhadap lingkungan antara lain
sebagai berikut:
1.Eksploitasi yang melampaui batas sehingga persediaan  Sumber Daya Alam makin menciut (depletion);
2.Punah atau merosotnya jumlah keanekaan jenis biota;
3.Berubahnya ekosistem alami yang mantap dan seimbang menjadi ekosistem binaan yang tidak mantap karena terus menerus memerlukan subsidi energi;
4.Berubahnya profil permukaan bumi yang dapat mengganggu kestabilan tanah hingga menimbulkan longsor;
5.Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu ke dalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran air, udara, dan tanah. hal ini berakibat menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pencemaran dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan terhadap manusia itu sendiri;
Peranan Manusia yang menguntungkan lingkungan antara lain:
1.Melakukan eksploitasi Sumber Daya Alam secara tepat dan bijaksana terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui;
2.Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keaneka jenis flora serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir;
3.Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yang terbuang ke dalam lingkungan tidak melampaui nilai ambang batasnya;
4.Melakukan sistem pertanian secara tumpang sari atau multi kultur untuk menjaga kesuburan tanah. Untuk tanah pertanian yang miring dibuat sengkedan guna mencegah derasnya erosi serta terhanyutnya lapisan tanah yang mengandung humus;
5.Membuat peraturan, organisasi atau undang-undang untuk melindungi lingkungan dan keanekaan jenis makhluk hidup.
D. Sumber Alam

Sumber alam dapat digolongkan ke dalam dua bagian yakni:
Sumber alam yang dapat diperbaharui (renewable resources) atau disebut pula sumber-sumber alam biotik. Yang tergolong ke dalam sumber alam ini adalah semua makhluk hidup, hutan, hewan-hewan, dan tumbuhan-tumbuhan.
Sumber alam yang tidak diperbaharui (nonrenewable resources) atau disebut pula sebagai golongan sumber alam biotik. Yang tergolong ke dalam sumber abiotik adalah tanah, air, bahan-bahan galian, mineral, dan bahan-bahan tambang lainnya.
Sumber alam biotik mempunyai kemampuan diri atau bertambah, misalkan tumbuhan dapat berkembang biak dengan biji atau spora, dan hewan-hewan menghasilkan keturunannya dengan telur atau melahirkan. Oleh karena itu sumber daya alam tersebut dikatakan sebagai sumber daya alam yang masih dapat diperbaharui. Lain halnya dengan sumber daya alam abiotik yang tidak dapat memperbaharui dirinya. Bila sumber minyak, batu bara atau bahan-bahan lainnya telah habis digunakan manusia, maka habislah bahan-bahan tambang tersebut.
Sumber alam biotik dapat  terus digunakan atau dimanfaatkan oleh manusia, bila manusia menggunakannya secara bijaksana dalam penggunaan berarti memperhatikan siklus hidup sumber alam tersebut, dan diusahakan jangan sampai sumber alam itu musnah. Sebab, jika suatu jenis spesies di bumi musnah, maka jenis tersebut tidak dapat muncul kembali. Seharusnya manusia menggunakan dengan baik sumber daya biotik dan abiotik secara tepat dan bertanggung jawab.
Manusia memandang alam lingkungannya dengan bermacam-macam kebutuhan dan keinginan. Manusia bersaing dengan spesies lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam hal ini manusia memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan organisme lainnya, terutama dalam penggunaan sumber-sumber alamnya.
Berbagai cara telah dilakukan manusia dalam menggunakan sumber-sumber alam berupa tanah, air, fauna, flora, bahan-bahan galian, dan sebagainya.
Namun sesuai dengan kondisi lingkungan saat ini manusia susah seharusnya melakukan perubahan. Perubahan yang dimaksud disini bukanlah transformasi yang diartikan sebagai perubahan seluruhnya (dari teknologi, sosial budaya dan ekonomi). Perubahan disini lebih kepada perubahan hidup berperilaku, kebiasaan dalam hidup yang menunjang pada penyelamatan lingkungan, perilaku hidup manusia.
Masih banyak masyarakat kita yang memiliki kebiasaan yang tidak ramah lingkungan, seperti pengrusakan lingkungan demi keuntungan semata. Seharusnya manusia berhati-hati dalam mengolah tanah, air, udara mahluk mahluk yang ada di dunia ini. Khususnya pada lingkungan, manusia telah begitu banyak menimbulkan kerusakan pada bumi ini. Limbah, kotoran, sampah dibuang begitu saja tanpa mengindahkan lingkungandan mahluk lain.

1.    Teori Etika Lingkungan Hidup

1.1. Antroposentrisme

Antroposenstrisme (antropos=manusia) adalah suatu pandangan yang menempatkan manusia sebagai pusat dari alam semesta. Dalam konteks lingkungan hidup, tesis dasar dari antropsenterisme adalah pemanfaatan terhadap lingkungan hidup harus tunduk pada kepentingan manusia. Lingkungan dalam konteks ini hanya memiliki nilai instrumental, sebagai obyek eksploitasi, eksperimen untuk kepentingan manusia. Manusia dalam konteks ini merupakan satu-satunya subyek moral.
Beberapa Tinjauan Kritis terhadap:
–Didasarkan pada pandangan filsafat yang mengatakan bahwa hal yang bernuansa moral hanya berlaku bagi manusia
–Sangat bersifat instrumentalistis yaitu pola hubungan manusia dan alam hanya terbatas pada relasi instrumental semata
–Sangat bersifat teleologis, karena pertimbangan yang diambil untuk peduli terhadap alam didasarkan pada akibat dari tindakan itu bagi kepentingan manusia
–Teori ini telah dituduh sebagai salah satu penyebab bagi terjadinya krisis lingkungan hidup
–Walau banyak kritik dilontarkan kepada teori antroposentrisme, namun sebenarnya argumen di dalamnya cukup sebagai landasan yang kuat bagi pengembangan sikap kepedulian terhadap alam.

1.2. Biosentrisme

Biosentrisme merupakan kebalikan dari antroposentrisme. Biosentrisme merupakan suatu pandangan yang menempatkan alam sebagai yang mempunyai nilai dalam dirinya sendiri, bukan tergantung pada manusia. Oleh karena itu, bukan hanya manusia yang memiliki hak untuk berada, tetapi juga alam. Manusia dalam konteks biosentrisme hanya merupakan salah satu bagian dari alam. Seperti manusia memiliki nilai pada dirinya sendiri, demikianpun bagian-bagian itu memiliki nilai di dalam dirinya sendiri. Dalam konteks ini, biosentrisme merupakan sebuah komunitas moral, dimana semua bagian dari komunitas itu memiliki nilai moral.
Beberapa Tinjauan Kritis :
–Menekankan kewajiban terhadap alam bersumber dari pertimbangan bahwa kehidupan adalah sesuatu yang bernilai, baik kehidupan manusia maupun spesis lain di bumi ini
– Melihat alam dan seluruh isinya mempunyai harkat dan nilai dalam dirinya sendiri
– Memandang manusia sebagai makhluk biologis yang sama dengan makhluk biologis lainnya
– Pada intinya teori biosentrisme berpusat pada komunitas biotis dan seluruh kehidupan yang ada di dalamnya.
– Teori ini memberi bobot dan pertimbangan moral yang sama kepada semua makhluk hidup. 

1.3. Ekosentrisme

Ekosentrisme merupakan perluasan dari bisentrisme. Biosentrisme menekankan komunitas bilogis yang hidup, sedangkan ekosentrisme memberikan perhatian pada komunitas biologis yang hidup dan mati. Ekosentrisme dalam konteks ini merupakan suatu paham yang mengajarkan bahwa baik komunitas biologis yang hidup maupun yang mati saling berkaitan satu sama lain. Air, udara, cahaya, tanah dan lain sebagainya sangat menentukan kualitas komunitas biologis.
Beberapa Tinjauan Kritis:
–        Versi lain dari ekosentrisme adalah Deep Ecology yang diperkenalkan oleh Arne Naes (filsuf norwegia).
–        Deep Ecology  disebut sebagai ecosophy, yang berarti kerifan mengatur hidup selaras dengan alam sebagai sebuah rumah tangga dalam arti luas. Deep Ecology menganut prinsip biospheric egalitarianism, yaitu pengakuan bahwa semua organisma dan makhluk hidup adalah anggota yang sama statusnya dari suatu keseluruhan yang terkait sehingga mempunyai martabat yang sama. Dia tidak hanya memusatkan perhatian pada dampak pencemaran bagi kesehatan mausia, tetapi juga pada kehidupan secara keseluruhan .Deep ecology mengatasi sebab utama yang paling dalam  dari pencemaran, dan bukan sekedar dampak superfisial dan jangka pendek

 2.Bumi Sebagai Kesatuan Ekosistem

 2.1. Ekosistem Bumi


Penebangan Bumi terdiri dari berbagai lapisan atau bagian yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Terganggunya salah satu bagian dari ekosistem  akan menyebabkan terganggungua kesatuan yang lainnya. Keseluruhan lapisan itu disebut biosfer. Biosfer berasal dari dua kata Yunani yakni bios yang berarti hidup dan sphere yang berari bola.  Sedangkan ekosistem berasal dari kata Yunani oikos=rumah dan systema=keseluruhan. Biosfer terdiri dari ekosistem yang tidak terhitung jumlahnya.

2.2. Manusia hanya sebagai salah satu lapisan

Manusia dalam kesatuan ekosistem ini tidak memiliki independensi mutlak. Kualitas hidupnya tergantung pada kualitas ekosistem yang lainnya.

2.3. Peran Manusia yang semakin besar

Tidak bisa disangkal bahwa walaupun manusia hanya merupakan salah satu bagian dari keseluruhan ekosistem, manusia merupakan satu-satunya mahluk yang paling dinamis. Manusia memiliki otak yang lebih besar, kehendak bebas, dan memiliki perasaan. Kualitas-kualitas itu membuat manusia lebih adaptable dibandingkan dengan mahluk yang lainnya, terutama dengan mahluk primata non manusia. Manusia dengan demikian tidak hanya dideterminir oleh lingkungannya, tetapi juga dapat merekayasa lingkungannya sesuai dengan kehendaknya. Sehingga manusia memiliki pengaruh yang begitu besar terhadap ekosistem baik secara positif maupun negatif.

Hutan sebagai Pengaruh Negatif  Manusia terhadap Ekosistem

3. Kesatuan Manusia dengan Lingkungan Hidupnya

3.1. Pengaruh seleksi alam
Manusia, seperti adanya, yaitu fenotipenya, terbentuk oleh interaksi antara genotipe dan lingkungan hidupnya.

3.2. Gambaran Kedudukan Manusia dalam alam lingkungannya

-   Dari struktur prilaku manusia.
Dari segi struktur perilaku manusia yang paling dinamis dan adaptabel dengan lingkungannya. Hal ini disebabkan manusia memiliki kualitas akal budi dan memiliki kehendak yang bebas
-   Dari segi kedudukan dalam keseluruhan ekosistem
Dalam keseluruhan ekosistem, manusia hanya merupakan salah satu bagian dari bagian yang lainnya. Bagian-bagian ini saling menentukan. Alam dapat menentukan kualitas hidup manusia dan manusia dapat menentukan alam.

4. Mengembangkan Paham yang Tepat tentang Lingkungan

Baik antroposentrisme, biosentrisme maupun ekosentrisme sama-sama memiliki perhatian yang sama tentang kehidupan. Antroposentrisme menekankan kehidupan manusia dan mengabaikannya, biosentrisme menekankan kehidupan mahluk biotik dan ekosentrisme menekankan saling ketergantungan antara berbagai elemen dari ekosistem baik manusia, lingkungan biotik maupun abiotik. Ketiga-tiganya baik manusia, lingkungan biotik maupun abiotik sa
ling menentukan. Manusia tidak akan dapat berkembang sebagai manusia tanpa didukung oleh lingkungan baik lingkungan biotik maupun abiotik yang baik. Inilah prinsip dasari dari apa yang disebut dengan deep ecology.  Deep ecology bukan hanya sekedar paham filosofis mengenai relasi yang seharusnya antara berbagai elemen dalam ekosistem, melainkan merupakan suatu gerakan baru, kesadaran baru, paradigma baru yang harus menjadi kultur kita dalam setiap prilaku dan pengambilan kebijakan baik kebijakan politis, ekonomis maupun akademik.

"Pengetahuan dan Interaksi Manusia dengan Lingkungan"

Berbicara tentang lingkungan maka mau tidak mau akan menyinggung aspek manusia, karena keterkaitan manusia dengan lingkungan adalah hal yang tidak dapat ditampikan. Lingkungan dan manusia melakukan hubungan timbal balik yang mana membuat interaksi antar keduanya menjadi saling tergantung, mempengaruhi dan saling bersinggungan.
Pola Interaksi manusia dengan lingkunganya tergantung pada etika lingkungan apa yang ia pakai, bagaimana kesadaran ekologisnya serta bagaimana pengetahuan yang ia miliki keterkaitannya dengan lingkungan. Pengetahuan manusia lah yang mempengaruhi etika lingkungan dan kesadraan ekologis nya. Karena pengetahuan manusia merupakan sebuah konstruk sosial (lihat Berger dalan Tafsir Sosial Atas Kenyataan), dimana dengan dan lewat pengetahuan berbagai hal bisa dipengaruhi dan mempengaruhi, termasuk dalam hal ini berkaitan dengan lingkungan.

Pengetahuan dalam analisis Sosiologi Pengetahuan menurut Karl Manheim adalah sesuatu yang berkaitan dengan kenyataan hidup sehari-hari (pengalaman atau historisitas) dan eksistensi manusia tersebut. Manusia akan menangkap sebuah realitas didepan dirinya sesuai dengan pemikiran dan pengetahuannya. Termasuk menangkap sebuah lingkungan, manusia akan melakukan penilaian sesuai dengan pengetahuannya. Sampah jika dalam pengetahuannya adalah sesuatu yang tidak berguna, sebuah maslaah dan sesuatu yang harus dijauhkan dari dirinya maka manusia tersebut akan menilai sampah yang sebagai sesuatu hal yang menjijikan dan penambah kekacauan hal ini akan membuat perlakukannya terhadap sampah tidak bersahabat. Tetapi andaikan manusia memiliki pengetahuan tentang sampah bahwa sampah itu berguna, mempunyai manfaat bagi manusia, maka akan manusia menilai bahwa sampah itu bukan sebuah masalah. Dan perlakukan manusia pun pada sampah akan lebih baik. Pengetahuan dan pemikiran mempengaruhi penilaian manusia terhadap sesuatu dan mempengaruhi perlakuan manusia terhadap sesuatu tersebut.

August Comte yang telahlah membagi tahap pemikiran manusia menjadi tiga yaitu teologis, metafisik dan positivis, dari pembagian ini memperlihatkan keterkaitan antara pengetahuan manusia dengan interaksi manusia tersebut dengan lingkungan sekitarnya. Dalam tahap teologis manusia mempercayai suatu kejadian dengan mengaitkannya pada hal-hal yang bersifat supranatural atau gaib atau mistis, manusia meyakini bahwa segala kejadian dimuka bumi adalah akibat dari Tuhan, Dewa, serta hal-hal mistis lain. Sedangkan dalam tahap metafisik perkembangan akal budi manusia sudah mulai terlihat walau belum maksimal, kejadian di bumi dianggap sebagai sebab dari adanya hukum-hukum alam. Pemikiran manusia pada tahap teologis dan metafisik ini membawa manusia menjadi tunduk pada alam (lingkungan), manusia menganggap dirinya sebagai makhluk yang pasif dan harus tunduk pada hukum-hukum alam yang berlaku. Manusia pada tahap perkembangan ini bisa dianalogikan seperti masyarakat atau penduduk desa, yang mana kehidupan sehari-hari sangat tergantung pada alam, mata pencaharian, tempat tinggal adalah sebuah alam yang natural yang mempunyai aturan atau hukum tersendiri yaitu hukum alam. Hukum alam adalah hukum yang mengedepankan keseimbangan (equirilibrium) dalam segala aspek, dalam hal ini hukum alam adalah hukum yang bertugas menjaga keseimbangan dari rantai makanan sebagai sebuah bentuk dari jaring-jaring kehidupan (the web of life). Keteraturan yang dilakukan oleh hukum alam dan didukung dengan patuhnya manusia pada hukum tersebut membuat tidak ada masalah dalam interaksi manusia dengan lingkungan. Tahap ketiga dalam perkembangan pemikiran manusia yaitu positivis merupakan tahap tertinggi dari pemikiran manusia, dimana manusia telah menggunakan dan mempercayai akal pikirannya sendiri. Sehingga sesuatu hanya akan dianggap benar jika telah dibuktikan oleh panca indra dan telah di lakukan pengujian atau penelitian. Tahap ketiga ini bisa dianalogikan dengan karakteristik masyarakat kota. Masyarakat kota adalah masyarakat yang melakukan interaksi dengan lingkungan yang ia buat sendiri, seperti lingkungan ekonomi, sosial, politik dan pendidikan. Lingkungan-lingkungan buatan seperti itulah yang menjadi tempat manusia hidup dan melakukan interaksi. Lingkungan buatan tersebut menuntut manusia untuk patuh pada aturan yang dibuat sendiri, seperti aturan hukum, aturan tata kota, serta aturan-aturan lain sebagai warga negara. Aturan atau hukum buatanan tentunya berbeda secara sifat dari hukum alam. Hukum alam bersifat menjaga keseimbangan dari sebuah sistem kehidupan yaitu jaring-jaring kehidupan, tetapi hukum manusia adalah hukum yang seperti pemikiran Michael Foucoult yaitu memiliki kepentingan sehingga adanya keseimbangan diragukan. 

Resume Biosfer dan Makhluk Hidup

Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
Seluruh ekosistem di dunia disebut biosfer. Dalam biosfer, setiap makhluk hidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya. Lingkungan atau tempat yang cocok untuk kehidupannya disebut habitat. Dalam biologi kita sering membedakan istilah habitat untuk makhluk hidup mikro, seperti jamur dan bakteri, yaitu disebut substrat.
Dua spesies makhluk hidup dapat menempati habitat yang sama, tetapi tetap memiliki relung (nisia) berbeda. Nisia adalah status fungsional suatu organisme dalam ekosistem. Dalam nisianya, organisme tersebut dapat berperan aktif, sedangkan organisme lain yang sama habitatnya tidak dapat berperan aktif. Sebagai contoh marilah kita lihat pembagian nisia di hutan hujan tropis.                                        
Suatu benda dinyatakan hidup atau maklhuk hidup jika memiliki ciri-ciri :
1. Melakukan pertukaran zat atau metabolisme; artinya adanya zat yang masuk dan keluar.
2. Tumbuh; artinya bertambah besar karena pertambahn dalam dan bergerak.
3.  Melakukan reproduksi atau berkembang biak.   
4. Memiliki irritabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan itu.
5. Memilki kemampuan mengadakan adaptasi terhadap lingkun rangsangan itu.

Pengertian Biosfer Sebagai Struktur Lapisan Bumi

(Pengertian Biosfer Sebagai Struktur Lapisan Bumi)
Biosfer merupakan sistem kehidupan paling besar karena terdiri dari gabungan ekosistem yang ada di planet bumi. Sistem ini mencakup semua mahluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya sebagai kesatuan.

Secara entimologi, biosfer berasal dari dua kata, yaitu bio  yang berarti hidup dan sphere yang berarti lapisan.  Dengan demikian dapat diartikan biosfer adalah lapisan tempat tinggal mahluk hidup.  Termsuk semua bisofer adalah semua bagian permukaan bumi yang dapat dihuni oleh mahluk hidup.
Pemahaman mengenai biosfer sangat penting untuk pengelolaan sumberdaya hayati, terutama karena perkembangan flora dan fauna yang semakin berkurang.  Salah satu penyebabnya adalah terjadinya degradasi hutan akibat kebakaran ataupun pembukaan hutan untuk pemukiman.

Organisme hidup tersusun oleh berbagai unsur yang berasal dari biosfer, baik air, mineral maupun komponen-komponen penyusun atmosfer.  Secara fisik biosfre ini terbagi tiga, yaitu litosfer, hidrosfer dan atmosfer.
 .  Gambut terletak di antara atosfre dan litosfer, pada lain pihak tumbuh juga dalam hidrosfer.  Gambut merupakan  suatu bentuk organis sebagai asal mula pembentukan batu bara.  Di dalamnya hidup beraneka ragam mikro-plankton yang amat cepat pertumbuhannya, sedangkan umur jasad-jasad tersebut sangat pendek dan ketika mati akan terendap dalam rawa.
Lapisan gambut mengandung semua macam garam makanan tanaman yang terlarut dalam air tanah.

Resume Makhluk Hidup Dan Lingkungannya
Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Mengapa batu disebut makhluk tak hidup, sedangkan pohon disebut makhluk hidup? Ingatkah kamu bahwa hanya makhluk hidup yang mempunyai ciri-ciri hidup. Ciri-ciri hidup tersebut adalah bernapas, bergerak, makan, mengeluarkan zat sisa, tumbuh, berkembangbiak, peka terhadap rangsang dan beradaptasi.
●Bernapas
Ciri utama makhluk dikatakan hidup yaitu bernapas. Ketika bernapas makhluk hidup menghirup oksigen (O2) dan menghembuskan karbon dioksida (CO2). Oksigen diperlukan untuk proses oksidasi zat makanan yang menghasilkan energi dan karbon dioksida. Energi berguna untuk menjalankan kegiatan hidup.
Reaksi oksidasinya sebagai berikut :
Zat makanan + oksigen —> energi + uap air + karbon dioksida.
●Bergerak   
Ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap dan sirip. Gerak pasif misalnya ditunjukkan oleh tumbuhan. Tumbuhan tidak dapat berpindah tempat, tetapi menggerakkan sebagaian tubuhnya.
Contohnya gerak daun menguncup, gerak batang menghadap cahaya, gerak akar mendekati sumber air serta gerak mekarnya bunga.
●Peka terhadap Rangsang
Makhluk hidup peka terhadap perubahan yang terjadi disekitarnya. Alat pengenal lingkungan pada manusia dan hewan berupa indra. Indra peka terhadap rangsang. Rangsang dapat berupa cahaya, bunyi, bau, rasa atau sentuhan. Dengan adanya indra yang peka terhadap rangsang-rangsang tersebut, manusia dan hewan mempunyai kemampuan melihat, mendengar, mencium, mengecap rasa dan menyentuh/meraba.
Tumbuhan tidak mempunyai alat indra, tetapi peka terhadap rangsang. Misalnya tumbuhan putri malu menguncupkan daunnya jika disentuh dan pertumbuhan batang kearah cahaya matahari.
● Makan
Makanan diperlukan oleh makhluk hidup sebagai sumber energi, untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel yang rusak. Tumbuhan hijau memperoleh makanan dengan memproduksi sendiri. Tumbuhan hijau sebagai produsen mengolah zat-zat anorganik menjadi zat organic melaluiprosesfotosintesis.
Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan oleh tumbuhan hijau dengan bantuan cahaya.
Tumbuhan tak berhijau daun, hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri. Mereka memanfaatkan makanan dari hasil fotosintesis tumbuhan hijau dan sumber lain dari hewan dan alam.
● Mengeluarkan Zat Sisa
Dalam proses penyerapan makanan, terbentuklah zat sisa yang merupakan zat yang tidak terserap oleh tubuh. Zat-zat itu disebut zat sisa oksidasi biologis, misalnya air dan karbon dioksida.Berdasarkan aktivitas tubuh dan hasilnya, pengeluaran zat-zat sisa dibedakan atas : Ekskresi,Respirasi,Defekasi.
• Ekskresi, merupakan pengeluaran zat-zat sisa yang dilakukan oleh kulit dan ginjal. Kulit akan mengeluarkan zat sisa yang dinamakan keringat karena adanya kelenjar keringat di bawah kulit. Ginjal akan menyaring darah dan mengeluarkan zat sisa yang disebut urine.
• Respirasi, merupakan pengeluaran CO2 sebagai zat sisa proses respirasi yang dikeluarkan melaluihidung.
• Defekasi, merupakan pengeluaran zat sisa pencernaan makanan yang berupa tinja (feses) melalui anus.
●Tumbuh
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan meliputi perubahan ukuran tubuh, yaitu luas, tinggi dan berat. Perkembangan adalah perubahan menjadi dewasa.
●BerkembangBiak
Makhluk hidup berkembang biak untuk menghasilkan keturunan. Cara perkembangbiakan makhluk hidup berbeda-beda. Hewan berkembang biak antara lain dengan melahirkan, bertelur, bertelur-melahirkan, bertunas, fragmentasi atau membelah diri. Tumbuhan berkembang biak secara alami dan buatan.
Perkembangbiakan alami pada tumbuhan yaitu dengan biji (kawin) dan dengan tidak kawin, misalnya membelah diri, spora, tunas, umbi, geragih dan akar tinggal. Perkembangbikan tumbuhan secara buatan, misalnya stek, cangkok, runduk dan kultur jaringan.
●Beradaptasi
Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan. Macam-macam adaptasi makhluk hidup adalah adaptasi morfologi, adaptasi tingkah laku, dan adaptasi fisiologi.
Adaptasi morfologi adalah penyesuaian terhadap lingkungan yang berhubungan dengan bentuk tubuh atau alat tubuh. Contoh pada katak dan itik terdapat selapu renang pada kakinya untukberenang.
Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku. Contoh : hewan bermigrasi ke lain tempat yang banyak sumber makanan.
Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku. Contoh : berkeringat saat cuaca panas.

Dari ciri-ciri tersebut  ada perbedaan ciri hidup yang dimiliki antara hewan/manusia dengan tumbuhan, anatara lain :
Hewan/Manusia
1.BergerakMelakukan gerak pindah tempat.
2.Cara memperoleh makanan: Tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof) . Bahan yg dimakanberupazatorganik.
3.Pertumbuhan: Hanya sampai batas usia tertentu

Tumbuhan
1.Bergerak :Tidak dapat berpindah tempat sendiri.
2.Cara memperoleh makanan: Dapat membuat makanan sendiri (autotrof), Bahan yang diperlukan untuk membuat makanan berupa zat anorganik
3.Pertumbuhan : .Tumbuh terus menerus sampai mati.
Proses Klasifikasi

Para biologiawan masih menggunakan buku Linnaeus yang berjudul Systema Naturae (sistem Alam) yang diterbitkan tahun 1758 sebagai dasar untuk klasifikasi ilmiah. Ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk mengklasifikasikan makhluk hidup.
1.     Pencandraan (identifikasi), Pencandraan adalah proses mengidentifikasi atau mendeskripsi ciri-ciri suatu makhluk hidup yang akan diklasifikasi.
2.     Pengelompokan, setelah dilakukan pencandraan, makhluk hidup kemudian dikelompokkan dengan makhluk hidup lain yang memiliki ciri-ciri serupa. Makhluk hidup yang memiliki ciri serupa dikelompokkan dalam unit-unit yang disebut takson.
3.     Pemberian nama takson, selanjutnya kelompok-kelompok ini diberi nama untuk memudahkan kita dalam mengenal ciri-ciri suatu kelompok makhluk hidup.

Kesimpulan

Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya.
Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem serta habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.
Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan. Manusia memiliki tugas untuk menjaga lingkungan demi menjaga kelansungan hidup manusia itu sendiri dimasa akan datang.


 Daftar Pustaka

1.    Online Etymology: biologi
2.    www.wikipedia.com/biosfer
3.     www.google.com/biosferstrukturlapisanbumi
4.    www.google.com/makhlukhidupciriciri
5.    www.wikipedia.com/biosferdanmakhlukhidup
6.    Jasin, Drs. Maskoeri, dan kawan-kawan.1987.Ilmu Alamiah Dasar,.Rajawali Pers. Jakarata.

Sumber : http://rajes08predator.blogspot.com/2012/04/biosfer-dan-makhluk-hidup.html